SELAMAT DATANG DI BLOG ARDI SETIA

Senin, 09 September 2013

Pragmatik: Perbedaan Konteks dan Situasi Tutur Sosiolinguistik dan Pragmatik

PERBEDAAN SOSIOLINGUISTIK DAN PRAGMATIK

A.      SOSIOLINGUISTIK
Sosiolinguistik adalah cabang ilmu linguistik yang bersifat interdisipliner dengan ilmu sosiologi, dengan objek penelitian hubungan antara bahasa dengan faktor-faktor sosial didalam suatu masyarakat tutur.

Ø  Konteks
Konteks adalah sesuatu hal yang menjadi sarana pemerjelas suatu maksud. Konteks berupa situasi yang berhubungan dengan suatu kejadian.
Ciri-ciri konteks menurut Hymes, mencakup 8 hal antara lain:
a.    Penutur
b.    Mitra tutur
c.    Topik tuturan
d.   Waktu dan tempat bertutur
e.    Saluran atau media
f.     Kode (dialek atau gaya)
g.    Amanat atau pesan
h.    Peristiwa atau kejadian
Konteks dibagi menjadi 2 :
a.    Koteks (co-tex)
Bagian dari konteks yang dapat mendukung kejelasan maksud.
Contoh :
Dalam rambu-rambu lalu lintas. Misal dalam lampu lalu lintas, biasanya terdapat tulisan “Belok kiri jalan terus” . tetapi tulisan tersebut hilang, ketika ada seseorang yang baru pertama kali lewat tersebut, dia berhenti mengikuti lampu lalu lintas disebelah kiri, maka dia akan ditilang polisi.

b.    Konteks
Konteks berupa situasi yang berhubungan dengan suatu kejadian.
Contoh :
Di bungkus rokok terdapat tulisan “rokok dapat menyebabkan serangan jantung, kanker impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”, tetapi masih saja banyak masyarakat yang merokok.
Menurut pendapat dari Hymes yang mengenalkan ciri-ciri konteks, maka konteks termasuk dalam kajian ilmu sosiolinguistik, karena ciri-ciri tersebut merupakan faktor-faktor sosial dalam masyarakat tutur.

B.       PRAGMATIK
Pragmatik adalah bidang linguistik yang mengkaji hubungan timbal balik antara fungsi dan bentuk tuturan. Di dalam batasan yang sederhana itu, secara implisit tercakup penggunaan bahasa, komunikasi, konteks, penafsiran.

Ø  Situasi tutur
Selengkapnya download FILE di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Printfriendly