SELAMAT DATANG DI BLOG ARDI SETIA

Minggu, 08 September 2013

Sintaksis: Tata Bahasa, Pengertian Sintaksis, dan Konsep Kata

TUGAS SINTAKSIS BAHASA INDONESIA
Disusun Guna Memenuhi Tugas Individu
Mata Kuliah : Sintaksis Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Mukhlis, S.Pd., M.Pd.




 










Disusun oleh:
Nama               : Ardi Setiyawan
NPM               : 10410022
Kelas               : 3A


PROGDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
IKIP PGRI SEMARANG
2011


1.      PENGERTIAN TATA BAHASA, MACAM-MACAMNYA, BIDANG-BIDANG DALAM TATA BAHASA
a.      Pengertian tata bahasa
Tata bahasa yaitu ilmu yang mempelajari kaidah-kaidah yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia yang benar dan tearah.
b.      Macam-macam tata bahasa
1. Asimilasi, adalah gejala dimana dua buah fonem yang tidak sama dijadikan sama.

Contoh: in moral > immoral
ad similatio > asimilasi
2. Disimilasi, adalah proses perubahan bentuk kata di mana dua buah fonem yang sama dijadikan tidak sama.
Contoh: vanantara > belantara
lauk-lauk > lauk-pauk
sayur-sayur > sayur-mayur
3. Diftongisasi, adalah proses di mana suatu monoftong berubah menjadi diftong.
Contoh: anggota > anggauta
teladan > tauladan
4. Monoftongisasi, proses di mana suatu diftong berubah menjadi monoftong.
Contoh: pulau > pulo
danau > dano
5. Haplologi, adalah proses di mana sebuah kata kehilangan suatu silaba (suku kata) di tengahnya.
Contoh: samanantara (Sansekerta) > sementara
budhidaya > budaya
6. Anaktipsis, adalah proses penambahan suatu bunyi dalam suatu kata guna melancarkan ucapannya.
Contoh: putri > puteri
sloka > seloka

c.       Bidang-bidang dalam tata bahasa
a.       Fonologi          : membahas bunyi-bunyi bahasa.
b.      Morfologi        : membahas mengenai seluk beluk morfem.
c.       Sintaksis          : membahas susunan dan komponen kalimat.
d.      Semantik         : membahas makna kata.

2.      PENGERTIAN SINTAKSIS, ALAT-ALAT SINTAKSIS, SATUAN-SATUAN KEBAHASAAN, KETATABAHASAAN SINTAKSIS
a.      Pengertian sintaksis
Kata sintaksis berasal dari bahasa yunani yaitu sun yang berarti “dengan” dan kata tattein yang berarti “menempatkan” secara etimologi berarti menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat. Ada juga pendapat lain yang merupakan kesimpulan dari para ahli bahwa sintaksis adalah telaah tentang hubungan kata-kata atau satuan-satuan sintaksis yang lebih besar dalam kalimat.

b.      Alat-alat sintaksis
a.       Urutan kata     :    letak atau posisi kata yang satu dengan yang lain dalam suatu  konstruksi sintaksis.
b.      Bentuk kata     :    meliputi fungsi – fungsi kedudukan kata pada sebuah kalimat.
c.       Intonasi           :    tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat.
d.      Konektor         :    berupa morfem yang secara kuantitas merupakan kelas tertutup, konektor berfungsi menghubungkan suatu konstituen lain baik yang berada di dalam atau di luar kalimat.

c.       Satuan-satuan kebahasaan
a.       Fonem             :    Satuan bunyi terkecil dari arus ujaran.
b.      Morfem           :    Satuan lingual terkecil dalam sintaksis.
c.       Kata                :    Satuan bahasa terkecil yang membentuk satuan bahasa yang lain yang setingkat diatasnya.
d.      Frase                :    Gabungan dua kata atau lebih yang menempati satu fungsi  saja dalam kalimat.
e.       Klausa             :    Satuan sintaksis berupa runtutan kata-kata berkonstruksi predikatif.
f.       Kalimat           :    Suatu  susunan kata-kata yang teratur yang berisi pikiran yang lengkap diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik.
g.      Wacana           :   Satuan bahasa terlengkap sehingga dalam hierarki gramatikal tertinggi dan terbesar, yang membentuk suatu konsep.

d.      Ketatabahasaan sintaksis
adalah suatu ciri-ciri dari masing-masing tempat yang mampu membedakan ciri khasnya terhadap tempat lain.

3.      KONSEP KATA DAN CIRI-CIRINYA
a.      Konsep kata
Konsep kata adalah Satuan bahasa terkecil yang membentuk satuan bahasa yang lain yang setingkat di atasnya yang meliputi:
1.         Kata Benda
2.         Kata Ganti
3.         Kata Kerja
4.         Kata Sifat
5.         Kata Sapaan
6.         Kata Petunjuk
7.         Kata Bilangan
8.         Kata Penyangkal
9.         Kata Depan
10.     Kata Penghubung
11.     Kata Keterangan
12.     Kata Tanya
13.     Kata Seru
14.     Kata Sandang
15.     Kata Partikel

b.      Ciri-ciri kata
                                                      Merupakan satuan terbesar dalam tataran morfologi.
                                                      Merupakan satuan terkecil dalam tataran sintaksis.
                                                      Terdiri atas suku kata, fonem, dan morfem.
                                                      Memiliki arti dan makna.

1. Ciri-ciri Kata Benda
a.       Berawalan pe-, seperti pemuda, pemenang, dan penyair.
b.      Berakhiran –an, seperti bendungan, bantuan dan asuhan.
c.       Berakhiran –nya, seperti besarnya, naiknya, dan jauhnya.
d.      Berimbuhan gabung pe-an, seperti pembangunan, pengembangan, dan pelebaran.
e.       Berimbuhan gabungan per – an, seperti pertemuan, pertambangan dan persatuan.
f.       Berimbuhan gabung ke-an, seperti keadilab, kebijaksanaan dan kekayaan.
g.      Kata yang diikuti dengan frase “yang” …. atau “ yang sangat” misalnya : jalan (yang bagus), pemuda (yang sangat rajin).

2. Ciri-ciri Kata Kerja
a.       Kata-kata yang dapat diikuti oleh frasa dengan …….., 

Selengkapnya download FILE di sini.

3 komentar:

  1. mata kuliah bahasa dan sastra indonesia di sd

    BalasHapus
  2. kurang jelas system penulisan anda tolong memperjelas lagi....

    BalasHapus


Printfriendly