SELAMAT DATANG DI BLOG ARDI SETIA
Tampilkan postingan dengan label Membaca-Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membaca-Menulis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

Menulis Prosa

Langkah Penulisan Prosa

a. Prapenulisan
mencari ide
menentukan calon pembaca
memilih bentuk tulisan
b. Saat Penulisan 
c. Pascapenulisan
pengeditan
tindak lanjut

Mencari Ide 
Dari mana saja
Dengan cara apa dan bagaimana pun
Tidak harus istimewa dan besar
Harus dibiasakan (diasah kepekaannya)
Perlu kesungguhan

Menentukan Pembaca 
Sebagai penentu jenis cerita
Sebagai penentu unsur-unsur cerita

Memilih Bentuk Cerita 
Sesuai dengan karakter ide cerita
Sesuai dengan kebutuhan calon pembaca

Saat Penulisan 
Memilih judul
Strategi tiga kata
Membuat outline
Menyusun plot
Menulis, lalu mengedit
Tunjukkan, jangan ceritakan!
Gunakan lima indra!
Menulis dialog
Memilih ending cerita

Memilih Judul 
Mengambil nama tokoh utama: Saman
Menggabungkan tokoh utama dengan predikat: Ali Topan Anak Jalanan
Simbolis: Badai Pasti Berlalu
Julukan: Sang Nabi
Inti cerita: Cintaku di Kampus Biru

Fungsi Judul 
Sebagai pengenal
Sebagai pemancing rasa ingin tahu pembaca
Sebagai etalase cerita

Strategi tiga kata
Membantu memulai cerita
Menghindari stereotipe pembuka cerita
Membantu menemukan ide

Membuat outline
Penunjuk arah
Pemancing ide
Unsur: tema, tokoh, setting, alur

Menyusun plot 
Plot: menyeberangi arus sungai
Plot: proses untuk memunculkan pertanyaan demi pertanyaan
Daya tarik plot: tantangan dan hambatan
Penyampaian pesan dalam cerita melalui tindakan, bukan narasi

Menulis, lalu mengedit 
Menulis: mencurahkan ide ke dalam tulisan
Mengedit: menambah, mengurangi, membetulkan, mengindahkan 
Modal menulis: action 
Modal mengedit: kemampuan bahasa

Menulis dialog
Kesalahan: memanjangkan dialog, memperbanyak jumlah halaman
Fungsi dialog:
a. Menyampaikan informasi
b. Mengenalkan watak tokoh
c. Mengembangkan cerita
d. Mengembangkan konflik
e. Menghindarkan kejenuhan

Supaya dialog tidak membosankan 
Jangan menyalin percakapan sehari-hari
Jangan mengulang yang telah ada dalam narasi
Jangan menuliskan sesuatu yang telah diketahui oleh pembaca
Jangan membingungkan pembaca
Tambahkan bahasa tubuh

Memilih ending cerita 
Berkaitan dengan alur cerita
Perlu surprise

Menulis Puisi

Langkah Menulis Puisi

Langkah 1:
Menulis apa saja yang kita lihat, rasakan, dan pikirkan

Langkah 2:
Menentukan posisi kita: menolak, menyetujui, menentang, kompromi, dsb.

Langkah 3:
Menghaluskan atau mengindahkan bahasa: simbol, diksi, tipografi, dsb.

Menulis Artikel

MENULIS ARTIKEL

A. Pengertian
Tulisan yang berisi fakta dan diikuti pendirian/sikap penulisnya, atau
Tulisan yang berisi persoalan dan alternatif pemecahannya yang disertai argumentasi. 

B. Struktur Artikel 
Pembuka 
Isi 
Penutup

C. Teknik Pembuka 
Dengan ringkasan 
Dengan kutipan pendapat 
Dengan pesan langsung 
Dengan anekdot 
Dengan deskripsi 
Dengan pertanyaan 
Dengan pernyataan

D. Menulis Judul  
Mencerminkan topik 
Menarik perhatian 
Memuat kata kunci

Menulis Feature

MENULIS FEATURE

A. Pengertian 
Patricia A. William: tulisan yang membahas aspek menarik atau aspek lain dari suatu berita.
Atar Semi: tulisan tentang sesuatu yang berkaitan dengan berita, yang disajikan dengan gaya khas, sehingga mengandung nilai berita dan nilai estetik.

B. Persamaan dengan Berita
Diambil dari peristiwa nyata
Dekat dengan pembaca
Menarik perhatian pembaca

C. Perbedaan dengan Berita
Feature tidak terikat rumus 5W + 1H
Feature memerhatikan keindahan bahasa

D. Ciri Feature
Berangkat dari peristiwa nyata
Mengandung unsur cerita
Situasi bahasa bersifat homogen
Disampaikan dengan pola tatanan kronologis, logis, atau tatanan ruang
Mengunakan bahasa yang indah

E. Syarat Topik Feature
Menyentuh perasaan
Menyangkut drama kehidupan
Bersifat unik
Berdampak pada pembaca

Menulis Esai

MENULIS ESAI

A. PENGERTIAN
Tulisan yang mempersoalkan permasalahan sepintas lalu dan tidak memberikan jalan keluar secara terinci.
Arief Budiman: karangan yang sedang panjangnya, biasanya dalam bentuk prosa, yang mempersoalkan suatu persoalan secara mudah dan sepintas lalu, tepatnya mempersoalkan suatu persoalan sejauh persoalan tersebut merangsang hati penulis. 
Dalam esai persoalan yang menjadi bahan tulisan dijadikan persoalan kembali, bukan dicari jalan keluarnya

B. LANGKAH PENULISAN
Pertama: kita harus menentukan pendapat atau opini tertentu yang merupakan jawaban atas peristiwa atau fenomena yang ada di sekitar kita.
Kedua: menuliskan latar belakang permasalahan atau peristiwa yang memunculkan opini kita.
Ketiga: memilih simbol atau lambang yang akan mempertegas opini tersebut.
Keempat: memilih model penulisan: deskripsi, analogi, atau yang lain.
 
C. CIRI ESAI 
1. Berbentuk prosa 
2. Bersifat argumentatif 
3. Singkat 
4. Berisi kesan sesaat 
5. Tidak menyajikan pemecahan masalah 
6. Proporsi bagian karangan tidak dipersoalkan 
7. Bahasa yang digunakan ragam jurnalistik atau ragam sastra

Rabu, 11 September 2013

Pemb. Membaca Menulis: Berita

BERITA
Disusun untuk Memenuhi Tugas Individu
Mata Kuliah Pembelajaran Membaca Menulis
Dosen Pengampu : Siti Fatimah, S.S., M.Hum.









Oleh:
ARDI SETIYAWAN
NPM 10410022
Kelas 5A




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
IKIP PGRI SEMARANG
2012


BERITA

A.      Pengertian
Semua orang tentu pernah mendengar kata berita dan tahu apa itu berita; tetapi bila disuruh menjelaskan apakah berita itu, tentulah agak sukar Ras Siregar (1982), yang dikenal sebagai sastrawan Indonesia, juga pernah menjadi dosen pada akademi publisistik, secara sederhana mengatakan bahwa berita adalah kejadian yang diulang dengan menggunakan kata-kata. Sering juga ditambah dengan gambar; atau hanya berupa gambar-gambar saja.

Printfriendly