SELAMAT DATANG DI BLOG ARDI SETIA
Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta Bahasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2013

Kapita Selekta Bahasa

APA ITU BAHASA?

1. Bahasa sebuah sistem (sejumlah unsur beraturan)
2. Bahasa sebuah sistem tanda
3. Bahasa sistem bunyi
4. Bahasa berfungsi agar orang dapat bekerja sama dan berkomunikasi
5. Bahasa bersifat produktif
6. Bahasa itu unik
7. Bahasa mempunyai variasi
8. Bahasa identitas kelompok sosial

Jadi, simpulannya bahasa adalah sistem tanda bunyi yang disepakati untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi.

------------------------------------
FONOLOGI
MORFOLOGI
SINTAKSIS
SEMANTIK
PRAGMATIK
...............
Selengkapnya Download FILE di sini.

Senin, 09 September 2013

Kapita Selekta Bahasa: Permasalahan dalam Pragmatik

PERMASALAHAN DALAM PRAGMATIK

A.      PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Bahasa merupakan alat utama dalam komunikasi dan memiliki daya ekspresi dan dan informatif yang besar. Bahasa sangat dibutuhkan oleh manusia karena dengan bahasa manusia bisa menemukan kebutuhan mereka dengan cara berkomunikasi antara satu dengan lainnya. Sebagai anggota masyarakat yang aktif dalam kehidupan sehari-hari, di dalam masyarakat orang sangat bergantung pada penggunaan bahasa. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa “di mana ada masyarakat di situ ada penggunaan bahasa.” Dengan kata lain, di mana aktivitas terjadi, di situ aktivitas bahasa terjadi pula. Permasalahan yang muncul dalam bidang pragmatik meliputi permasalahan dalam konteks tuturan, sesuai dengan pengertian pragmatik yang mempelajarai mengenai tindak tutur dalam berkomunikasi penggunaan bahasa dan konteks tuturan. Penggunaan bahasa di sini menyangkut fungsi bahasa (language functions).

  1. Rumusan Masalah

Minggu, 08 September 2013

Kapita Selekta Bahasa: Permasalahan dalam Kajian Wacana

PEMBAHASAN

A.      Pengertian Wacana
Etimologi istilah “wacana” berasal dari bahasa Sanskerta wac/wak/vak (verba golongan III, yang bersifat aktif, yaitu ‘melakukan pekerjaan) yang artinya ‘berkata’ atau ‘berucap’. Bentuk ana yang muncul sebagai sufiks bermakna ‘membendakan’ (nominalisasi). Wacana dapat diartikan sebagai ‘perkataan’ atau ‘tuturan’ (Mulyana, 2005: 3).
Anton M. Moeliono (1988) dalam Mulyana (2005: 5) mengatakan bahwa wacana ialah rentetan kalimat yang berkaitan, sehingga terbentuklah makna yang serasi di antara kalimat itu; atau wacana ialah rentetan kalimat yang berkaitan yang menghubungkan proposisi yang satu dengan proposisi yang lain yang membentuk satu kesatuan.
Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi tinggi yang berkesinambungan yang mempunyai awal dan akhir yang nyata disampaikan secara lisan dan tertulis (Tarigan, 2009: 26).
Wacana dapat direalisasikan dalam bentuk karangan yang utuh (novel, buku seri, ensiklopedia, dan sebagainya), paragraf, kalimat, atau kata yang membawa amanat yang lengkap (Kridalaksana, 1993 dalam Setyawati, 2010: 145).
Chaer (2007: 267) mengemukakan bahwa wacana adalah satuan bahasa yang lengkap, sehingga dalam hierarki gramatikal merupakan satuan gramatikal tertinggi atau terbesar. Dikatakan lengkap karena di dalamnya terdapat konsep, gagasan, pikiran, atau ide yang utuh yang bisa dipahami oleh pembaca atau pendengar tanpa keraguan apapun. Dikatakan tertinggi karena dibentuk dari kalimat atau kalimat-kalimat yang memenuhi persyaratan gramatikal dan persyaratan kewacanaan lainnya (kohesi dan koherensi).
Selengkapnya FILE download di sini.

Printfriendly